Archive | Ilmu Tanah

PENGARUH RESIDU SISOR (NIGHT SOIL) DAN BATUAN FOSFAT ALAM TERHADAP KARBON, NITROGEN, DAN P-TERSEDIA TANAH PADA PERTANAMAN JAGUNG DI KARANG INDAH LAMPUNG SELATAN

Posted on 04 July 2009 by admin

PENGARUH RESIDU SISOR (NIGHT SOIL) DAN BATUAN FOSFAT ALAM TERHADAP KARBON, NITROGEN, DAN P-TERSEDIA TANAH PADA PERTANAMAN JAGUNG DI KARANG INDAH
LAMPUNG SELATAN
Oleh
Ari Prayudi1, Abdul Kadir Salam2, dan Mamat Anwar Pulung2
ABSTRAK
Rendahnya produksi pertanian khususnya jagung salah satunya disebabkan oleh faktor rendahnya kesuburan tanah. Pemberian pupuk organik seperti sisor dan batuan fosfat alam (BFA) diharapkan mampu untuk memperbaiki kesuburan tanah. Terkait dengan dekomposisi pupuk organik dan BFA, nisbah C/N dan P-tersedia merupakan faktor yang penting dalam menentukan kecepatan dekomposisi bahan organik dan BFA. Untuk itu, penelitian mengenai  sisor dan BFA dalam menentukan nisbah C/N dan P-tersedia tanah sangat diperlukan sehingga pertumbuhan tanaman jagung akan maksimal.
Penelitian ini dimulai dengan pelaksanaan penanaman jagung musim tanam pertama di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan pada bulan Januari  sampai April  2005. Untuk pengamatan residu musim tanam keempat, contoh tanah diambil pada bulan April 2006. Penelitian ini disusun secara faktorial (3×5) dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Faktor pertama ialah Sisor (0, 7.500, dan 15.000 kg sisor ha-1) dan faktor kedua adalah BFA (0, 1.500, 3.000, 4.500, dan 6.000 kg BFA ha-1). Setiap petak berukuran 3,2 meter x 4 meter. Jarak petak antarulangan 1 meter dan jarak antarpetak dalam barisan 0,5 meter. Kesamaan ragam dievaluasi dengan Uji Bartlett dan kemenambahan data dengan Uji Tukey. Data percobaan ini dianalisis dengan analisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan Uji BNT dengan taraf nyata 5 % dan 1 %.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sisor dan BFA mampu untuk meningkatkan kandungan C-organik dan P-tersedia tanah. Sedangkan pemberian sisor dan BFA menurunkan nisbah C/N tanah dan memberikan pola pengaruh yang tidak ajeg terhadap kandungan N-total tanah.

1.  Alumni Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Unila
2.  Dosen Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Unila

Comments (0)

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline