ABSTRAK
PENERAPAN MODEL SIKLUS BELAJAR DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS
DAN PENCAPAIAN KOMPETENSI BELAJAR SISWA
(PTK pada siswa kelas VIIID SMP Negeri 8 Bandar Lampung)
Oleh
Syari Wulan Tera
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 8 Bandar Lampung melibatkan 40 siswa kelas VIIID. Pencapaian kompetensi belajar siswa kelas VIIID pada pelajaran IPA Mid semester ganjil tahun pelajaran 2007/2008 masih tergolong rendah hanya 57,63. Nilai ini dibawah nilai standar ketuntasan belajar yang ditetapkan yaitu 62. Rendahnya pencapaian kompetensi belajar siswa disebabkan kurangnya aktivitas siswa dalam pembelajaran. Pemilihan strategi pembelajaran yang tepat diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan pencapaian kompetensi belajar siswa. Penelitian ini menerapkan model siklus belajar dengan pendekatan konstruktivisme yang diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan pencapaian kompetensi belajar siswa.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi peningkatan aktivitas siswa melalui penerapan model siklus belajar dengan pendekatan konstruktivisme dan (2) Mengidentifikasi pencapaian kompetensi belajar siswa melalui penerapan model siklus belajar dengan pendekatan konstruktivisme. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus. Tindakan setiap siklus dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi kegiatan, dan refleksi. Data penelitian diambil melalui lembar observasi aktivitas siswa, tes pencapaian kompetensi belajar siswa, dan lembar observasi pengelolaan pembelajaran guru.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Model siklus belajar dengan pendekatan konstruktivisme dapat meningkatkan aktivitas siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus I sebesar 71,79 kategori ”cukup aktif”; siklus II meningkat sebesar 79,47 kategori ”aktif”; dan siklus III meningkat lagi sebesar 82,43 kategori ”aktif”. (2) Model siklus belajar dengan pendekatan konstruktivisme dapat meningkatkan pencapaian kompetensi belajar siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus I sebesar 66,25 kategori ”cukup”; siklus II meningkat sebesar 71,5 kategori ”baik”; dan siklus III meningkat lagi sebesar 72,25 kategori ”baik”. Secara umum penerapan model siklus belajar dengan pendekatan konstruktivisme pada siswa kelas VIIID dapat meningkatkan aktivitas dan pencapaian kompetensi belajar siswa.
Kata Kunci: Aktivitas, Model siklus belajar, Konstruktivisme, Kompetensi.
Download
| ![]()

