| ANALISIS SERBUK SARI DALAM PENENTUAN KUALITAS MADU KEMASAN YANG TERDAPAT DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN |
|
|
![]() |
Oleh: Endang Nurcahyani, Dra. M.Si Lembaga Penelitian Dibuat: 2007-12-14 , dengan 1 file(s). |
Keywords: SERBUK SARI,KUALITAS MADU
Subject: Madu
Call Number: 658.16 Nur a c.1
Kesimpulan
1. Terdapat perbedaan komposisi tipe polen dari ke-6 merk madu kemasan.
Dari madu merk Wellery ditemukan 9 tipe polen; Nusantara ada 12 tipe
polen ; Kusuma terdapat 8 tipe polen ; Multisari ada 7 tipe polen ;Flora
terdapat 15 tipe polen dan Sari Bunga madu ditemukan 6 tipe polen.
Jumlah keseluruhan tipe polen yang ditemukan ada 30 tipe polen.
2. Jumlah butir polen yang ditemukan pada masing – masing merk madu
adalah Wellery 1133 butir ; Nusantara sebanyak 142 butir ; Kusuma ada
57 butir ; Multisari mempunyai 627 butir ; Flora terdapat 14,736 butir ; Sari
Bunga Madu ada 66 butir.
3. Ada 3 tipe polen yang dominan ditemukan dalam madu yaitu Muntingia
calabura, Cocos nucifera dan Syzygium. Perincian untuk masing- masing
merk adalah madu merk Muntingia calabura (39,72%) ;Nusantara oleh
tipe polen Cocos nucifera (22,54%) ; Kusuma oleh tipe polen Syzygium
(24,56%) ; Multisari oleh tipe polen Syzygium (62,36%) ; Flora oleh Tipe
polen Muntingia calabura (60,33%) dan Sari Bunga Madu oleh tipe polen
Syzygium (45,45%).
4. Jumlah butir tipe polen yang terkandung dalam madu berpengaruh
terhadap mutu madu tersebut.
5. Dibandingkan dengan standar mutu madu dari Standar Industri Indonesia,
madu dengan mutu yang tertinggi adalah madu merk Flora, sedangkan
madu dengan mutu yang terendah adalah madu merk Kusuma.
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||


